Pertobatan

 Pertobatan.

Shalom saudara seiman. Hari ini saya mau menyampaikan tentang pertobatan.

Matius 3:2,”Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (TB)

Saudara, di Matius 3:2 menyuruh kita untuk bertobat karena Kerajaan Sorga sudah dekat. Saya mau peringatkan bahwa ini sudah putaran terakhir, ini sudah akhir jaman. Ini adalah waktu dimana kita bisa membuktikan diri kita sendiri bahwa kita layak dan bisa dipakai oleh Tuhan untuk menjadi penjala-penjala manusia, penginjil-penginjil, dan nabi-nabi-Nya.

Dan sebelum kita dapat menjadi nabi-nabi-Nya kita akan melewati yang dinamakan Pertobatan. 

Banyak dari kita yang belum siap untuk meninggalkan zona nyaman kita, banyak dari kita yang belum siap untuk bertobat dan meninggalkan semua kesukaan duniawi kita yang tidak berkenan di mata Tuhan. Tapi ada juga orang-orang yang ingin bertobat tapi belum bisa melakukannya karena berbagai faktor seperti, takut menjadi berbeda, takut meninggalkan kebiasaannya, dsb.

Tapi jika kita ingin dipakai oleh Tuhan, kita harus berani menjadi berbeda, kita harus berani meninggalkan zona nyaman, kita harus menjadikan Tuhan prioritas kita, kita harus berani menyerahkan hidup kita ke dalam tangan Tuhan, kita harus bersedia menyerahkan hak-hak kita sebagai anak Tuhan, kita harus siap untuk di didik oleh-Nya.

Awalnya memang kita akan merasakan aneh, kita akan merasa bahwa itu hal yang berat, dsb. Kita merasakan hal itu karena kita belum terbiasa dengan hal-hal rohani seperti itu. Karena kita lebih terbiasa melakukan hal-hal duniawi seperti, bermain, belajar, tidur, dsb. Saya bilang begini bukan untuk mengatakan bahwa kita tidak boleh menuntut ilmu, bermain, dsb. Kita boleh melakukan hal itu asalkan itu tidak menjadi prioritas kita dan itu tidak menjadi sesuatu yang berhala. 

Pertobatan dimulai dengan hal yang mudah. Mulai dengan sisihkan waktu kita untuk bertemu dengan Tuhan, mulai dengan berdoa memohon ampun.

Bagaimana dan apa maksud bertemu dengan Tuhan?

Cara kita bertemu dengan Tuhan dan apa yang kita lakukan saat bertemu dengan-Nya adalah hanya fokus melakukan hal-hal rohani seperti, memuji dan menyembah Tuhan, mendengar khotbah-khotbah hamba Tuhan, dan berdoa. Jangan lakukan hal duniawi saat bertemu dengan-Nya, hormati Dia sebagai Raja, Tuhan, dan Bapa.

Satu lagi, saya yakin ada beberapa orang yang merasa tidak layak untuk bertobat dan bertemu dengan-Nya. Tapi ketahuilah Tuhan kita adalah Tuhan yang Nyata, Tuhan yang penuh belas kasihan, Dia adalah Tuhan yang Maha Pengampun.

Segala dosa dan kesalahan yang kita pernah lakukan dapat Dia ampuni. Bahkan dia saja memakai Paulus sebagai nabinya yang dulunya seorang pembunuh. 

Jangan merasa bahwa kita tidak layak untuk bertobat. Kita memang tidak suci, kita bahkan tidak layak untuk melihat Tuhan tapi kita tidak pernah tidak layak untuk bertobat.

Berdoalah atau berteriaklah bahwa kalian ingin bertobat. Mintalah kepada-Nya agar dosa kita diampuni, akuilah dan sebutkan semua dosa-dosa yang kita pernah perbuat dengan sepenuh hati. 

Dan jangan bertemu dengan-Nya kalau alasannya adalah karena merasa harus bertemu dengan-Nya adalah suatu rutinitas, jangan merasa harus bertemu dengan Tuhan karena ingin berkat dari-Nya, dsb. Kejar Dia dengan sepenuh hatimu.  

Sekali lagi, saya mau bilang bertobatlah sekarang, jangan pernah menunda. Jalan kita sebagai nabi-Nya masih panjang, jalan kita untuk menyelesaikan Destiny kita masih panjang. Bertobatlah sekarang karena ini sudah akhir jaman, jangan menunda lagi, persiapkan diri kita untuk bertobat, untuk meninggalkan zona nyaman kita, untuk menerima keajaiban, untuk mempelajari hal-hal ilahi, dan persiapkan diri kita untuk bertemu dengan-Nya nanti saat Dia mengangkat kita dan membawa kita masuk ke dalam kerajaan 1000 tahun. 

Saudara, suka tidak suka antikris akan datang, suka tidak suka kiamat akan terjadi, suka tidak suka Tuhan akan datang kembali ke bumi untuk mengangkat setiap orang yang Dia pilih dan menimpakan malapetaka dan cawan murka-Nya atas bumi. Dan di saat seperti itu akan sangat banyak orang yang baru bertobat tapi disaat itu jugalah dosa-dosa mereka tidak akan diampuni dan pintu belas kasihan sudah tertutup.

Saudara, kita mempunyai destiny yang besar, kita adalah pahlawan-pahlawan yang dipilih Tuhan. Karena itu mari kejar Tuhan dengan sepenuh hati, mari kejar Dia dan tuntaskan destiny kita. Mari kejar Dia bahkan dalam saat-saat terberat di hidup kita, mari terus memuji dan menyembah-Nya di keadaan susah maupun senang.

Bertobatlah sekarang, ubah jalan hidupmu, tinggalkanlah zona nyaman. Sekian dari saya, Tuhan Yesus memberkati.



 



Komentar